Pemerintahan Daulah Bani Umayyah


A. Pemerintahan Bani Umayyah

Pemerintahan bani umayyah di mulai dari pemerimtahan kholifahnya yang pertama yaitu muawiyah bin abu sofyan.pemerintahan ini bersifat turun temurun.
Pemerintahan bani umayyah berusia kurang lebih sembilan puluh tahun dan berikut ini kholifah besar bani umayyah :
  • Muawiyah bin abu sofyan.
  • Abdul al malik ibnu marwan.
  • Alwalid ibnu abdul malik.
  • Umar bin abdul aziz.
  • Hisyam ibnu abdul al malik.
Sewaktu pemerintahan muawiayah ekspansi yang dulu nya terhenti dilanjutkan kembali, di sebelah timur islam dapat menguasi daerah khurasan sampai sungai oxus, afganistan dan sampai ke kabul.selanjutnya ekspansi ini dilanjutkan oleh kholifah abdu lal malik yang mengirim tentara menyebrangi sungai oxus dan dapat berhasil menundukkan balkh bukhara ,khawariz,ferghana ,samarkand bahkan sampai keindia dan dapat menguasai balukhistan,sind dan daerah punjab  sampai ke miltan.ekspansi kebarat dilanjutkan pada masa kholifah al-walid bin abdul malik,ekspansi dapat menundukan aljazair dan maroko.tariq bin ziyad pemimpin pasukan muslim menyebrangi selat yang memisahkan antara maroko dengan benua eropa  dengan mendarat di jabal tariq dan tentara spayol dapat dikalahkan,maka ibu kota spanyol dapat dikuasai oleh pasukan islam yaitu kardova.kemudian kota-kota kecil  seperti seville,elvira dan tuledo. pasukan islam memperoleh kemenangan dengan mudah karena mendapatkan dukungan dari rakyat setempat yang sejak lama menderita akibat kekejaman penguasanya.selanjutnya pada masa Kholifah Umar Bin Abdul Aziz perluasaan islam sampai ke prancis melalui pengunungan piranee.dengan keberhasilan ekspansi kedaerah barat dan timur wilayah islam pada masa ini, menjadi sangat luas yang meliputi : spanyol afrika ,utara, syiria ,palestina, jazirah arabia ,irak, sebagian asia kecil,persia ,afganistan ,pakistan,purkmenia, uzbek dan kirgis di asia tengah.
Disamping ekspansi bani umayyah juga banyak berjasa dibidang pembangunan seperti :dinas pos, angkatan bersenjata, mencetak mata uang dan jabatan hakim menjadi jabatan tersendiri. kholifah Abdul Al- Malik berhasil melakukan penbenahan di bidang administrasi , memperlakukan bahasa arab sebagai bahasa resmi. kholifah Al- Walid Bin Abdul Al-malik membangun panti untuk orang - orang cacat ,membangun jalan raya yang menghubungkan antara daerah satu dengan  daerah  lain, mendirikan  pabrik – pabrik ,gedung –gedung pemerintahan dan mesjid yang megah.

 B. perkembangan ilmu pengetahuan pada masa pemerintahan bani umayyah.
a.        perkembangan ilmu hadist.
menurut ahli hadist,hadist adalah segala ucapan ,perbuataan dan ketetapan yang disandarkan kepada rasullalah saw.hadist juga merupakan sumber kedua dari hukum islam setelah alqur’an. pada masa pemerintahan bani umayyah muncul beberapa tabi’in yang meriwat kan hadist dari para sahabat yang masih hidup pada saat itu.para tabi’in itu diantaranya : Sa’id Dan Urwah di madinah ,Ikrimah A’ta Bin Abi Rabah di mekkah,Asy-Sya’bi dan Ibrahim An-Nakhai di kufah, Abu Qotadah dan Muhammad Bin Sirrin di basra, Umar Bin Abdul Aziz dan Qabisah Bin Zualb di suriah, serta Tawus Bin Kaisan Al-Yamani dan Wahab Bin Munabbih di yaman. pada masa ini juga berkembang hadist –hadist  palsu  yang diriwayat kan oleh golongan syiah  di irak dan golongan suni dalam rangka kepentingan politik mereka.
b.      .perkembangan ilmu tafsir.
tafsir adalah ilmu yang menjelaskan tentang ayat-ayat alqur’an dengan petunjuk yang lahir  dalam batas kemampuan manusia.setelah rasullalah wafat penafsiran alqur’an dilakukan oleh para sahabat seperti Abu Bakar,Umar Bin Khotab, Ustman  Bin Affan Ali Bin Abi Thalib,Abdullah Bin Abbas dan lain-lain.Abdullah Bin Abbas merupakan sahabat yang masih hidup pada masa bani umayyah ,beliau wafat pada pemerintahan Abdul  Malik Al - Marwan. keahlian nya di bidang ilmu tafsir membuat nya di juluki dengan tarjamun qur’an ( juru bicara alqur’an).pada masa  berikutnya muncul para penafsir alqur’an dari golongan tabi’in.di mekkah berkembang ilmu tafsir yang bersumber dari Abdullah Bin Abbas , di kufah berkembang tafsir yang berasal dari  Ibnu Mas’ud , di madinah juga muncul ahli tafsir seperti Abdurrahman Bin Aslam dan Malik Bin Anas.
c.       .perkembangan ilmu fiqih.
fikih menurut ulama fiqih  adalah sekumpulan hukum amaliah yang di  syariatkan oleh islam bidang bahasan fiqih ini adalah setiap pekerjaan muallaf  yang terhadap perbuatanya ditentukan hukum apa yang dikenainya.
Pada masa pemerintahan kholifah Usman Bin Affan para sahabat mulai berpencar keberbagai daerah.para sahabat tersebut menjumpai masarakat yang memiliki sisytem sosial yang berbeda.dengan demikian, makin banyak pula hasil ijtihat yang muncul sesuai dengan kebutuhan masarakat tersebut.di irak ibnu mas’ud berperan sebagai  sahabat yang menjawab berbagai persoalan disana.Zaid Bin Tsabit  dan Abdullah Bin  Umar menjadi mufti di madinah.dalam berijtihad mereka mengedepan kan dalil-dalil alqur’an dan hadist.murid –murid Ibnu Mas’ud, Zaib Bin  Tsabitdan Abdullah Bin Umar selanjutnya meneruskan usaha mereka, diantaranya Sa’id Ibnu Musayyab di madinah,Ata Bin Abi Rabah Di mekah,Ibrahim An-Nakai di kufah, makhul di  suriah,dan Tawus Bin Kaisan Al-Yamani di yaman.
d.      perkembangan ilmu tasawuf.
pada masa pemerintahan bani umayyah kehidupan tasawuf di jalani oleh generasi tabi’in kondisi sosial politik berubah jauh dari pada masa sebelumnya.pada masa itu kehidupan keluarga bani umayyah jauh dari tuntunan nabi muhammad saw.dan lebih dekat kepada kehidupan raja romawi.oleh karena itu kaum muslimin yang shaleh menyeru masarakat untuk  hidup zuhud,sederhana ,saleh dan tidak tenggelam  dalam budaya hawa nafsu.diantara para penyeru itu adalah Abu Dzar Al-Ghifari salah seorang sahabat yang masih hidup pada saat itu.di madinah muncul pula Said Bin Musayyab, di basra masyur pula nama Hasan Al –Basri ,di kufah juga muncul nama Sufyan At- Tsausari.
B. Runtuh Nya Bani Umayyah.
meski pun berhasil  di berbagai bidang, tetapi politik didalam negri menjadi tidak stabil.karena muawwiyah melanggar perjanjian dengan pihak hasan bin ali bin abi thalib, bahwa setelah kepimpinan muawiyah berakhir maka selanjutnya urusan kepemimpinan diserah kan kepada kaum muslimin, tetapi muawiyah mengangkat anak nya sebagai kholifah selanjutnya. sehingga  banyak terjadi kontrapersi di tengah masarakat terhadap keputuasn tersebut, terutama golongan syiah yang tidak mengakui kepemimpinan bani umayyah.pada masa kholifah umar bin abdul aziz yang menjadi proritas utama adalah pembangunan di dalam negri.pada pemerintahan  yang singkat ini dia berhasil menjalin hubungan baik dengan golongan syiah dan memberikan kebebasan pada pemeluk agama lain untuk beribadah sesuai dengan kepercayaanya masing-masing.
pada masa pemerintahan kholifah Yazid Bin Abdul Malik,kholifah ini terlalu gandrung dengan kemewahan harta  benda dan kurang memperhatikan keadaan  rakyatnya.sehingga banyak terjadi kekacauan  di dalam masarakat,kekacauan ini terus berlanjut hingga pemerintahan kholifah Hisyam Bin Abdul Malik,di zaman ini juga muncul suatu kekuatan baru yang di pelopori oleh bani hasyim dan golongan mawali.kekuatan baru ini lah yang akhirnya menggulingkan pemerintahan bani umayyah dan menggantikanya dengan dinasti baru yaitu dinasti bani abbasiah pada tahun 750 m.
Share on :

Artikel Terkait